Skip to main content

To Continue

sulit bagiku untuk memulai semuanya . rasanya tak mudah untuk bisa sampai disini .  walau semua yang yang terlewati membuat hal itu terasa amat mudah .  sudahlah ! cukup sama dititik ini untuk sementara .

tapi kaki ini ingin terus melangkah . "ayolah, sobat ! kau hebat dalam segala hal . tapi jangan hanya berdiam di area aman itu ." pekikku mencoba kembali memulai . ya hanya dengan mengikuti kata hati nyatanya sedikit kecil bagian dari impianku tercapai .

jadi memang aku harus lebih serius lagi dengan hal ini . "baiklah, kawan ! kita memulai kembali melalui titik nol itu . oke?" meneruskan jalan yang telah dilalui yakinkan ku mampu mencari garis finish itu .

sebelum menancapkan panah keberhasilan ada hal terhormat yang ingin kulakukan untuk wanita itu . sosok yang benar-benar lebih perkasa dari ku yang muda ini . ku hampiri dia dan pinta restuku padanya . "doakan ku menempuh jalan itu, semangatkan ku di kala jatuh, tuntun aku saat tersesat, selalu bersamaku di setiap langkah hingga aku benar-benar bisa menyelesaikan labirin yang membingungkan ini ."

senyumnya menandakan bahwa ia sepenuh hati mendukungku dan sorot matanya menandakan bahwa ia setulus hati menerimaku pergi dengan segala perhatian dan kasih sayang yang aku bawa darinya .

kini segala urusanku akan terasa lebih ringan lagi . siapkanku untuk mengarungi laut luas itu .


NO COPY PASTE WITHOUT CREDIT coffeepen,books

Comments

  1. Seorang ibu pasti akan mendoakan anaknya disetiap langkah sang anak. Semangat ya ^_^



    agent 2.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Contoh Karya Ilmiah Sastra Inggris Penerjemahan Teks Laporan Universitas Terbuka Tahun 2015 yang Telah Lulus Uji Plagiat

Untuk teman-teman Universitas Terbuka dan lainnya yang sedang atau akan mengerjakan karya ilmiah sebagai salah satu syarat kelulusan, berikut ini karya ilmiah saya yang bisa dijadikan refensi atau contoh untuk menyelesaikan karya ilmiah kalian. Ingat DILARANG PLAGIAT ya! Semangat mengerjakan, semoga sukses dan lulus sesuai keinginan. Strategi Penerjemahan Teks Laporan Bidang Teknologi dan Sains Tanpa Menghilangkan Informasi Faktual dalam TSu pada TSa Eka Ovtarika Zulkarnain NIM : 018316892 eka.ovtarikaz@ymail.com Program S1 Sastra Inggris Bidang Minat Penerjemahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Terbuka ABSTRAK Teks laporan memiliki tujuan dan fungsi sosial untuk menyampaikan sebuah informasi yang didukung dengan sejumlah fakta yang jelas dan faktual kepada para pembaca. Karya ilmiah ini merupakan studi kasus penerjemahan dalam menggunakan strategi penerjemahan yang bertujuan untuk menjadi salah satu jalan keluar bagi para penerjemah...

Poker Face

Aku seorang pemimpi. Apa ada yang salah dengan kejujuran itu? Tulus tidak semua orang mau mengerti apa alasan aku menjadi pemimpi. Mereka bilang kau hidup di dunia yang nyata dan kenyataan adalah hal lebih baik kau hadapi daripada kau menghabiskan waktumu untuk bermimpi. Bagian terkecil dari dunia mimpimu adalah saatnya kau harus bangun. M ungkin aku memang lambat dalam melangkahkan kakiku untuk meraih mimpiku. Tapi aku tak pernah bermain-main dengan mimpiku. Mereka yang terus menceomohku kenapa tidak bisa mengerti apa mauku? Aku tak mau merepotkan mereka. Sungguh aku tak bermaksud. Apa karena perbedaan pandangan dalam menentukan masa depanku lantas aku berbeda? Kalah bersaing apa yang dimaksudnya? Dari sekian banyak orang yang menyimpan mimpi besarnya apa pernah mengalami hal seperti ini? Atau aku hanya salah satu darinya? Aku tahu aku masih hidup dibawah perintahnya bahkan hingga sekarang ini, tapi apa aku tidak bisa menentukan apa yang ingin aku gapai? Tuan yang terhorm...

About Story To Tell [Rate 1]: Ayu-mu Penanda Kuatmu..

"Alzheimer adalah penyakit degeneratif progresif pada otak yang umumnya menyerang orang tua dan dikaitkan dengan perkembangan plak-plak beta amiloid pada otak. Penyakit ini dicirikan oleh kebingungan, disorientasi, kegagalan memori, gangguan bicara, dan demensia. Penyebabnya belum diketahui.” Apa yang terlintas pada dirimu jika salah satu dari orang tuamu menderita penyakit ini? Apakah setidaknya kamu siap dengan kemungkinan untuk dilupakan? Bisakah ikhlas menerima semua itu? Mampu tidakkah mengemban amanah yang dititipkan Allah kepadamu untuk mengurus orang tuamu?  Aku sendiri tidak dapat menjawab iya dengan tegas pertanyaan di atas. Memang karena belum mengalami hal tersebut. Tapi aku bisa membagi kisah itu lewat tulisan ini. Kisah tentang perjuangan sahabatku dalam mengurus ayah yang menderita Alzheimer selama hampir 9 tahun, dimulai sejak kami masih duduk di bangku sekolah menengah atas hingga kini beliau diperistirahatan terakhirnya. Ayu, panggilan akrabku padanya. Gadis yang...